Seru Nih…! Cerita Dongeng Gajah dan Semut

Dari banyaknya cerita dongeng yang pernah kamu dengar atau pernah kamu baca, tahukah kamu tentang cerita dongeng gajah dan semut. Karakter gajah pada dongeng kali ini adalah gajah yang memiliki sifat pendendam. Sifat yang tidak baik. Sifat pendendam adalah sifat buruk yang nantinya akan Kembali buruk untuk diri kita sendiri. Dendam tidak akan mengobati hati kita yang sakit, dendam hanya menambah masalah baru yang ujung ujungnya diri kita sendiri yang rugi karena dendam itu

Setiap dongeng yang diceritakan di tempat tidur, di sekolah dan tempat lain, itu adalah upaya untuk pembelajaran dengan cara yang lain. Cara yang lebih berbeda dan cara yang lebih menyenangkan. Dan dari banyaknya cerita dongeng, dongeng gajah dan semut adalah salah satu judul yang memiliki arti yang baik untuk setiap pendengarnya

Untuk kamu yang belum tahu tentang cerita dongeng gajah dan semut, kali ini kami akan membahas tentang cerita dongeng gajah dan semut yang memiliki pesan moral yang juga baik untuk menjadi pendidikan. Dan ini adalah cerita dongeng gajah dan semut

Pada suatu hari, kancil sedang mencari makanan disebuah bukit. Ia dengan santai mencari makanan yang ia inginkan. Namun ada hal yang terjadi saat ia sedang mencari buah buahan

Kancil bertemu dengan gajah yang sudah lama mencarinya. Dengan raut wajah yang kesal, gajah itu menghampiri kancil yang kini tidak bisa kabur kemana-mana. Si kancil pasrah dan tidak bisa menghindari gajah yang kini sudah ada dihadapannya

“hey kancil. Akhirnya aku menemukanmu. Sudah lama aku mencarimu yang selalu saja berbuat ulah dan selalu saja membuatku marah. Kini aku menemukanmu, dan aku akan membunuhmu” kata gajah dengan muka marah

“wahai gajah, maafkan aku. Maafkan segala kesalahanku. Aku berjanji tidak akan mengganggu mu lagi. Dan aku tidak akan berulah lagi” kancil memohon

“aku tidak akan melepaskanmu dan tidak akan termakan kebohonganmu lagi. Aku akan segera membunuhmu kancil” gajah sudah siap untuk menerkam dan membunuh kancil

“stop gajah, kamu harus mendengarkan dulu penjelasanku. Kamu harus tau dulu ceritaku. Ini sangat penting. Ini terkait denganmu”

“apa? Ceritakan sekarang. Karena aku akan membunuhmu” gajah terhenti dan sebentar mendengar cerita kancil

“aku akan menceritakan semuanya kepadamu. Namun kamu harus duduk dulu. Dan aku akan menceritakan apa yang harus kamu tahu” kancil mencoba untuk merayu gajah

“baiklah, aku akan menunggu cerita darimu. Ceritakan apa yang akan kamu ceritakan tentang aku. Aku ingin membunuhmu”

Gajah menunda untuk membunuh si kancil dan menunggu cerita yang akan diceritakan kancil

“aku dengar ada yang akan melawanmu dan akan mengalahkanmu gajah”

“maksudmu siapa?”

“entahlah, aku mendengar berita itu dari yang lain. Dan aku juga kesal mendengar hal itu” si kancil mulai akan mengambil hati gajah

“siapa yang akan mengalahkan ku?”

“kalo kamu mengizinkan, aku akan mencarikan nya. Dan aku akan membawa dia dihadapanmu. Bagaimana?” kancil pun mulai merayu gajah

Gajah yang sedari tadi mendengarkan kancil sedikit ragu dengan apa yang dikatakan kancil

“apa kamu akan mengelabuiku dan kabur kancil?”

“tidak gajah. Aku benar benar akan mencarikan siapa yang menentangmu dan berusaha untuk mengalahkanmu”

“bagaimana aku mempercayaimu?” tanya gajah

“aku janji akan bertemu denganmu esok. Dan membawakan siapa yang menentangmu dan berusaha untuk mengalahkanmu gajah. Dan setelah itu, aku siap untuk dibunuhmu kapanpun”

Gajah yang mendengar kalimat kancil berusaha untuk mempercayai apa yang dibicarakan kancil

“baiklah. Aku akan menunggumu mencari siapa yang akan mengalahkanku dan menentangku. Aku tunggu sampai besok. Dan jika tidak, kamu akan kubunuh jika aku melihatmu lagi”

Gajah mengurungkan niatnya untuk membunuh kancil saat itu juga. Gajah memberikan waktu untuk kancil satu malam, dan akan menunggunya ditempat itu esok hari

Kancil yang cerdik bertemu dengan seekor semut yang sedang bergerombol, lalu kancil memanggil semut semutitu

“hei semut, aku ingin meminta bantuan pada kalian” pinta kancil

“bantuan apa cil?”

“aku akan dibunuh gajah yang jahat itu. Aku minta bantuan kalian untuk melawan gajah itu”

“sebenarnya kami ingin membantu kamu cil, karena kami juga kesal pada gajah yang pernah menginjang nginjak kami sehingga banyak teman kami yang mati. Tapi bagaimana bis akita melawan gajah yang besar itu. Kita semua kecil kecil” semut sedih

“ kalian tidak perlu takut. Walaupun kita kecil, kita masih bisa melawan dia Bersama sama” kancil menyemangati para semut semut

Sampai keesokan harinya, gajah sudah menunggu kancil ditempat kemarin. Dia akan menagih janji kancil untuk membawakan siapa yang menentangnya dan akan mengalahkannya

Setelah sekian lama gajah menunggu kancil, akhirnya kancil datang dengan membawa segerombolan semut. Semut semut itu langsung menyerang gajah dan masuk kedalam kepala gajah dan menggerogoti otak si gajah hingga mati

Gajah yang malang. Dia yang memiliki rasa dendam terhadap kancil malah mati karena kecerdikan kancil dan dendam semut semut yang pernah disakitinya

Nah itu adalah cerita dongeng gajah dan semut yang bisa kamu petik positive nya. Dendam hanya akan membawa malapetaka untuk diri kita sendiri. Jadi, jangan pernah memiliki dendam untuk siapapun ya

Semoga dengan cerita gajah dan semut tadi, ada nilai yang baik yang bis akita petik Bersama dan menjadikankita orang yang lebih baik dengan pribadi yang lebih baik. trimakasih.
Baca Juga artikel Dongeng anak