Sarah dan Ibunya Pembuat Roti

Pada suatu hari hiduplah seorang anak. Anak itu hidup bersama ibunya , ibunya sangat sayang kepada anaknya itu.

Pada suatu hari ibunya meminta restu dan doa kepada anaknya “nak ibu ingin membuka usaha baru demi hidup kita kau kan mulai besar pasti kau butuh sekolah di kota jadi ibu ingin membuka usaha agar nanti kau menjadi anak yang sukses”kata ibunya.

Lalu sarah menjawab”baiklah bu aku akan doakan ibu supaya usaha ibu ini tidak sia sia” kata sarah. 

Lalu ibu berkata “nak kita akan pindah ke kota kalau disini mana mungkin dagangan kita akan laku” kata ibu. 

Lalu sarah menjawab “di mana kita tinggal bu…?” keluh sarah.

Lalu ibunya menjawab “tenang ibu sudah menyewa toko dan rumahnya” kata ibu.

Lalu sarah berkata “oke… Kapan kiata akan pergi….?” tanya sarah.

Lalu ibu menjawab “besok”kata ibu.

Lalu sarah berkata “baiklah aku akan siap siap ya bu….”.

Ibu menjawab “ya sana”.

Sehabis sarah siap siap sarah pamit kepada temanya , sarah berkata “teman teman besok aku akan pergi…” keluh sarah.

Lala pun bertanya “kenapa engkau pergi kami salah apa …?” keluh lala.

Sarah pun menjawab “oh…. Tidak kalian tidak salah kepadaku aku pergi untuk mengadu nasib , kalian tidak salah kok” tegas sarah.

Lalu teman temanya pun berpelukkan mereka membuat kenang kenangan untu sarah berupa gelang supaya kalu sarah kesepian sarah akan teringat teman temannya itu…

Ke esokan harinya sarah dan ibunya pergi ke kota lalu sarah bertanya “bu…. Apakah ibu yakin bahwa kita akan berubah nasibnya ?” keluh sarah .

Lalu ibunya menjawab “iya sayang pasti nasib kita akan berubah kalau tuhan meridhoi dan anak kesayang ibu ini merestui pula” kata ibu.

Sarah pun tersenyum lalu ternyata tibalah sarah dan ibunya di kota . lalu sarah berkata “wah indah sekali ternyata kota itu dimana kah kita tinggal?” tanya sarah lalu ibunya menjawab”di alamat ini”kata ibunya sambil mengatungkan sebuah alamat.

Lalu tibalah ia ke rumahnya lalu sarah berkata “ini rumah kita ya bu wah indah sekali….”dengan kagumnya ia

Lalu ibunya berkata “ayo kita mulai usaha kita!” kata ibu.

 Lalu sarah berkata “memangnya kita mulai usaha apa bu ?” tanya sarah.

Lalu ibunya menjawab “kue !”.

Lalu sarah dan ibunya mulai membuat kue  kuenya laku semua ludes terjual mereka senang  bahkan sampai ke kota tetangga. cerita dongeng sebelum tidur

Cerpen anak orisinil karya Ainun Najibah Arroqi (vinav590 @gmail .com).