Cerita Anak Islami

Dahi rahib berkerut tak percaya dengan pertanyaan itu. Dengan senyum mengejek, ia berkata ”Tidak! Sekali-kali dosamu tidak akan diampuni ALLAH buat selamanya! Kamu tahu kenapa? Sebab kamu adalah orang paling terkutuk di muka bumi ini!”

Wajah si pembunuh memerah murka. Dalam sekejap mata, dicabutnya pedang dan dibunuhnya sang rahib. Lelaki itu membunuh sang rahib! Kini korban pembunuhannya sudah genap seratus orang.

Dengan wajah murung, ia menemui orang-orang yang ketakutan dan berkata

”Rahib itu bukan orang paling berilmu di dunia ini! Pasti masih ada orang lain! Bisakah kalian tunjukkan orang yang lebih berilmu dari rahib itu?”

Orang-orang lalu menunjukkan rumah seorang ulama.


Setelah pembunuh menanyakan hal yang sama, sang ulama menjawab,

“Tentu saja bisa! Siapakah yang dapat menghalangi seseorang yang ingin bertobat? Tetapi, dengarlah saranku. Tinggalkanlah negerimu sebab itu negeri yang buruk,

Pergilah ke kota yang penduduknya orang-orang shalih. Sembahlah ALLAH bersama mereka!”


Setelah mengucapkan terima kasih, si pembunuh seratus manusia itu pergi menuju ke negeri yang ditunjukkan oleh sang ulama.

Semakin lama, semakin jauh ia meninggalkan negerinya, namun negeri orang-orang shalih yang ditujunya masih jauh.

Baru separuh perjalanan, maut datang menjemput dan ia pun roboh di tengah jalan...