Dongeng Fabel|Cerita Semut Dan Belalang

setelah semut pergi, belalang melanjutkan bersantai di bawah pohon sambil bernyanyi.

tiba-tiba dari lubang pohon, keluarlah seekor tupai.

“cukup-cukup belalang, berhentilah bernyanyi… aku mau istirahat, kalau mau bernyanyi pindah saja ketempat lain” kata tupai kepada belalang

belalang pun pergi meninggalkan pohon tersebut

musim panas pun berlanjut, para semut terus bekerja mengumpulkan makanan sementara itu belalang terus makan sambil bersantai, berjalan-jalan dan bernyanyi.

Akhirnya musim dingin pun tiba, suatu pagi saat semut terbangun, mereka melihat keluar sarang dan melihat semuanya tertutupi oleh salju yang sangat tebal. Semua semut kecil menghkawatirkan hewan lain yang kedinginan, membeku dan kelaparan.

Disamping itu karena semua tanaman tertutupi oleh salju yang sangat tebal, belalang belum makan apapun selama berhari-hari. Dia mengigil tenaganya hilang dan tidak bisa bermain atau bernyanyi. Dengan susah paya belalang itu berjalan diatas salju yang sangat tebal, tiba-tiba belalang berpikir dengan hari-hari yang musim panas.

“hari-hari itu sangat menyenangkan, dimana-mana banyak makanan perutku kenyang aku selalu bahagia” kata belalang sambil berjalan diatas salju

Saat itu belalang teringat sama semut, yang pada waktu itu sedang membawa makanan pada musim panas. kemudian belalang menyadari kalau dia tidak menyukai ide yang semut lakukan, Dia mengejek semut selama musim panas. belalang pun bertanya-tanya, apakah semut mau membantunya pada saat sekarang ini. Belalang pun pergi lubang semut dan memangil-manggil semut.

“Apa ada orang disana…? Tolong bantu aku” kata belalang

“siapa itu? “kata semut yang sedang berada di dalam lubang

“teman ku semut, ini aku belalang tolong biarkan aku masuk” kata belalang”

setelah mendengar keributan itu, Ratu semut mendekati semut kecil

“Ada apa, siapa yang butuh bantuan? kata ratu semut bertanya kepada semut kecil

“Hanya belalang pemalas yang duduk dan bernyanyi sepanjang hari, Ratuku. Ku pikir dia lapar dan meminta bantuan. ” kata semut kecil berkata kepada Ratu semut

“Siapapun yang mendatangi pintu kita dan meminta bantuan tidak boleh kita tolak” kata Ratu semut

Ratu san semut lain mendekati pintu sarang dan membukanya, Belalang terbaring disalju dan sangat lemah. Para semut segera mengangkat belalang dan membawanya kedalam sarang. Belalang pun akhirnya sehat kembali berkat kehangatan sarang semut, mereka memberikan air dan makanan kepada belalang. belalang pun berterima kasih kepada ratu dan mendekati semut kecil.

“Semut kecil, Aku menyesali perbuatan ku.. saat musim panas aku hanya duduk dan benyanyi, dan sebenarnya kau memperingatkan ku tapi aku tidak mengganggap mu serius, aku sangat menyesalinya” kata belalang

“Ini seharusnya menjadi pelajaran untuk mu belalang, kami juga ingin bersenang-senang disepanjang musim panas, tapi kami harus memikirkan masa depan kami juga. Jika kami tidak mengumpulkan makanan kami selama musim panas, kami mungkin ada diposisimu sekarang” kata semut kepada belalang.

Belalang pun tinggal di sarang semut untuk beberapa waktu, belalang kini lebih baik dan sehat.

Saat tiba waktunya belalang pergi, semut memberikan makanan kepada belalang.

“Terima kasih atas segalanya, kalian telah menyelamatkan ku dan aku tak akan melupakanya dan aku tak akan bermalas-malasan lagi sekarang” kata belalang kepada semut

“belalang , bisa aku minta tolong” kata semut

“tentu, sebutkan saja” kata belalang

“Saat musim panas tiba nanti, mungkin kau bisa belajar bernyanyi lagi dengan benar dan membuat hewan lain bahagia…Hahahaha” kata semut sambil tertawa kepada belalang”  SEKIAN Cerita Dongeng Semut dan Belalangnya semoga bisa terhibur dengan cerita tersebut.

Tweet: https://ctt.ac/DQnAB+