Gagak Sang Pembohong [Jangan Berbohong Meski Cuma Bercanda]

Gagak si Pembohong
Cerita Anak: Gagak sang Pembohong

15 Cara Ngobrol dengan Balita yang Gak Bikin Mental Anak down + Gak Nguras Waktu Tidur Bunda~
Klik → disini.

Pernah dengar cerita anak Gagak Sang Pembohong?
Cerita ini sangat terkenal karna pesan moral didalamnya.

Saking bagusnya, dari sekian cerita anak, cerita Gagak Sang Pembohong menjadi cerita anak favorit yang masuk pembelajaran di sekolah-sekolah.

Cerita ini sangat pas dibacakan kepada anak kita sebagai pengiring tidur.

Cerita anak ini mengisahkan kehidupan lima sekawan hewan.
Langsung saja yuk.


Pada suatu hari di hutan belantara, tinggalah lima hewan serangkai.
Mereka adalah si gagak, si rusa, si gajah, si jerapah, dan si kancil.

Mereka berlima sepakat tinggal berdekatan supaya bisa mencari makan bersama-sama pada pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

Pada suatu dini hari (subuh-subuh), tidak seperti biasanya, gagak pergi lebih dulu mencari makan ke tengah hutan sekaligus jalan-jalan tanpa mengajak siapapun.

Gagak mengepakkan sayapnya meninggalkan peraduanya, sementara teman yang lain masih tertidur kecuali si rusa.

“Oii Gak, pagi-pagi banget berangkatnya, mau ngapain sih? tanya si Rusa.
“Mau cari cemilan buat ganjel, habis aku lapar banget Saa, sekalian jalan-jalan santai juga… jawab si Gagak.

Sesampainya di tengah hutan tidak jauh dari tempat peraduanya, gagak menemukan beberapa buah kecapi lalu ia santap dengan lahap.

“Hmmmm yaammmm enak juga nyemil subuh-subuh…”

Buah demi buah habis Gagak santap dengan nikmatnya.
Tidak cukup kecapi, Gagak juga berburu cacing tanah…

“Hmmm rasa spagethi, enak bangett!”

Setelah dirasa cukup kenyang, gagak terbang ke tempat lebih tinggi agar bisa melihat dari atas… ia penasaran apakah teman-temannya sudah bangun?

Dan ternyata masih tertidur termasuk rusa.

“Lho kok Rusa tidur lagi, haduhhhh dehhh…”

Selanjutnya dalam cerita Gagak Sang Pembohong,

Gagak mulai usil…

Melihat teman nya masih tidur, Gagak ingin buat kejutan sekaligus mengerjai ke-empat temanya dengan maksud bercanda.

Gagak lalu mengepakkan sayapnya turun ke tanah. Begitu sampai di tanah ia berteriak keras dengan suara melengkingnya,

“Kebakaran!!! Kebakaran!!!
Rusa, Gajah, Kancil, Jerapah tolong aku!
Ada kebakaran! Tolong!”

Suara gagak terdengar oleh si Rusa…

“Aku yakin itu suara si Gagak!”
si rusa langsung membangunkan gajah, jerapah dan juga kancil.

“Bangun Gaes!”
“Kalian dengar kan, itu suara si gagak!”
ucap si rusa sambil menunjuk ke tengah hutan.

“Gagak dalam bahaya, kita harus selamatkan dia!” tegas Rusa.

“Ayo! tancap gas!” balas ketiga teman nya.

Mereka lawan rasa kantuk demi menyelamatkan teman yang satu ini.

Mereka berlari sekencangnya sampai akhirnya tiba di sumber suara dan ternyata yang mereka lihat cuma si Gagak, berdiri tegak di atas tanah…

“Gak kamu baik-baik aja?” tanya si Kancil heran…
“Dimana kebakaranya? Mana apinya?!” tanya si Gajah dengan nafas masih terengah…

Melihat raut panik sambil ngos-ngosan dari teman-teman nya,
Gagak langsung tertawa terbahak-bahak!

“Hahahahaha!!! Tipu dikit, manjur!

“Aku baik-baik saja, gak ada kebakaran kok, cuma bercanda hahaha!”
“Sampe keringetan segala, lucu banget dah kalian! wkwkwkwk!” tambah si Gagak.

si Kancil berkata sambil menggerutu,
“Pantesan! aku sebenarnya udah curiga, kok kebakaran tapi gak ada asapnya! Huh!”

“Sudah capek-capek lawan ngantuk ternyata bercanda! Ahh elah! si Jerapah menimpali dengan kesal…

“Tega kamu Gak, kita gerak cepat demi nyelamatkan kamu…
“kalau kamu bukan teman baik, kita ogah kaya gini…” tutup si rusa.

Si Gajah hanya terdiam, tapi tampak sekali raut kecewa di wajahnya menahan kesal.
Akhirnya mereka berempat berbalik badan dan meninggalkan gagak sendirian di belakang…

“Hahahah bercanda doang yaelahhh… gitu aja ngambek heuheu” tukas si Gagak.
Gagak lalu mengikuti mereka untuk kembali ke tempat peraduan mereka.

Tak lama berselang, mentari mulai naik dan mereka melakuan aktivitas seperti biasa.

Keesokan harinya…

Mereka bangun pagi seperti biasa lalu mencari makan bersama-sama.

Karna tidak menemukan buah kecapi yang matang, gagak terpaksa meninggalkan rombongan teman-temanya lalu pergi ke tengah hutan yang berlokasi lebih jauh dari tempat mereka biasa mencari makan.

Karna tidak ketemu juga kecapinya, gagak memutuskan terbang tinggi ke puncak pohon persik. Yang membuatnya semakin jauh dari rombongan teman-temanya…

Si Gagak tengah diincar…

Tanpa disadari, ternyata dari atas bukit, tidak jauh dari puncak pohon persik, ada seekor elang yang memantau gagak dan bersiap-siap memangsanya.

Elang terbang secara perlahan mendekati gagak, pada jarak kira-kira 500 meter,
Gagak yang asyik menyantap buah persik baru sadar ada elang yang terbang kencang ke arahnya,

Gagak kaget setengah mati, ia sontak langsung terbang menjauhi elang menuju ke tempat teman-temanya berada…

Apa daya, elang sudah terlanjur dekat lalu mencakar serta mencengkram sayap gagak.
Gagak langsung berontak sehingga lepas dari cengkraman elang,

Tapi, cengkraman elang tadi menyebabkan sayap gagak terkoyak dan berterbangan di udara…
Elang terus mengejar gagak yang berusaha kabur…

Lalu Gagak berteriak lantang…

“Tolong!! ada Elang mau memakanku!
Jerapah, Gajah, Kancil, Rusa tolong aku, tolong!!”

Mendengar teriakan gagak, si rusa berkata dengan santai,
“Gak usah panik gaes, paling dia cuma bercanda…”

“Betul, paling kita cuma diketawain lagi…”
si jerapah menambahkan.

Tak ada satupun yang beranjak pergi menolong gagak…
Sementara gagak terus berusaha menghindari terkaman elang sambil terus berteriak…

Di sisi lain, si kancil merasa ada yang aneh, meski yang diucapkan teman-temanya itu masuk akal..
“Kalau memang bercanda, kenapa suara gagak merintih sekali…” pikirnya.

Si kancil akhirnya bergegas ke tengah hutan untuk mencaritau lalu tanpa disengaja wajahnya kejatuhan bulu sayap si gagak.

“Hah! ini bulu si gagak!” ia lalu melihat ke atas langit dan melihat gagak benar-benar sedang dikejar elang.

Si kancil kembali ke tempat teman-temannya dan menujukkan bulu gagak sambil berkata,

“Gaes! Gagak tidak berbohong, dia benar-benar butuh bantuan kita!
Kalau kita tidak segera pergi, ia bisa tewas di tangan elang!

Rusa, Gajah, & Jerapah bangkit dan berlari mengikuti si kancil yang menunjukkan TKP.

Gagak mulai sempoyongan lalu jatuh menuju tanah, elang lalu menukik ke arah gagak untuk menyambar tubuh gagak…

Gagak hampir mati

“Bukkk…”
Tubuh Gagak jatuh ke tanah. Untungnya, di saat yang bersamaan keempat temannya tiba dan langsung menghampiri gagak yang terkulai lemas di tanah.

Mereka berempat mengitari tubuh gagak sambil menyoraki elang agar gagak terlindung dari terkaman elang.

Karna sudah terlalu dekat, elang membelokkan arah terkamanya dan malah menabrak telinga si Gajah,
lalu Gajah menghempaskan daun telinganya yang membuat elang terlempar jauh ke depan…

Melihat kalah jumlah, elang langsung terbang jauh meninggalkan mereka berlima.

“Gagak kau masih hidup kan?
“Banyak sekali bulunya yang terkoyak!” tanya si kancil panik…

“Lihat darahnya cukup banyak!” tunjuk si jerapah…
“Maafin kami tidak menghiraukan teriakanmu Gak, kukira kau akan menertawai kita lagi”
sahut si gajah menyesal…

Dengan lemas gagak berkata,
“Tenang, ini gak seberapa kok,
Makasih banget Gaess udah mau nolong…”

“Anggap saja luka ini untuk menebus dustaku terhadap kalian kemarin…”

“Maafin aku gaess, aku sangat menyesal, maafin aku…”
Gagak menundukkan kepala sambil menitikkan air mata…

“Sudah Gak sudah, sudah kami maafkan,
“Yang penting sekarang lukamu harus segera diobati…” saran si jerapah.

“Iya benar ayo kita pulang, ajak si kancil…
“Naiklah ke pundakku Gak” pinta si rusa.

Akhirnya, mereka berlima pergi meninggalkan lokasi dibawah terik sang mentari…

Sejak saat itu, Gagak tidak pernah berniat untuk membohongi teman-teman nya lagi…

CERITA SELESAI.


Pesan Moral:

1. Jangan sekali-kali berbohong pada siapapun meski cuma bercanda.
Karna berbohong bisa merusak kepercayaan orang lain terhadap kita.
Ketika sudah tidak ada lagi yang percaya, nyawa kita bisa jadi taruhan nya.

2. Bantulah teman/saudara yang meminta tolong padamu.
Karna setiap pertolongan yang kita berikan akan berbalik ke diri kita sendiri.
Saat kita menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri kita sendiri 🙂

Bacakan Cerita Anak penuh makna lainya, klik
Cerita Dongeng Anak


Kenali 15 Perkataan yang secara gak sadar ‘meruntuhkan’ mental si anak. Klik disini.


 

Cerita Dongeng Anak| Semut Dan Jangkrik yang Sombong

jangkrik dan semut

Cerita Dongeng Anak| Semut Dan Jangkrik yang Sombong, Pada suatu hari diperkampungan hewan didesa permata, terdapat pasangan semut yang hidup rukun dan bahagia. Keluarga semut itu mempunyai anak yang perempuan yang cantik yang bernama sinta. Pada saat itu warga kampung permata dihebohkan sebuah kabar buruk, yang mana kampung permata tersebut akan datang sebuah bencana banjir yang sangat dahsyat bila musim hujan tiba. Seluruh warga kampung permata sangat panik dan takut mendengar kabar itu, dengan cepat seluruh warga mengambil harta benda mereka untuk diamankan ketempat yang aman dari banjir.

Ada satu hewan yang sangat keras kepala dan sombong, tidak mempercayai kabar akan kedatangan banjir tersebut, yaitu jangkrik. Sedangkan Sinta dan keluarganya tengah sibuk untuk mengamankan harta benda mereka dari banjir dahsyat bila musim hujan tiba nanti. Seekor Jangkrik pun mendekati Sinta dengan rasa tenang. “Selamat Pagi Sinta! Apa yang sedang kau lakukan? banyak sekali barang-barang yang akan kau bawa, Seperti mau pindah rumah!” Kata jangkrik melihat sinta yang sedang sibuk.

“Iya …Memang benar kata mu jangkrik, Aku dan keluarga ku ingin mengungsi ke suatu tempat yang aman” Jawab Sinta. “Ngungsi ke tempat yang aman? Emangnya ada apa masalah apa, pakai mau ngungsi segala? Bukannya disini sudah aman..Hahahaha” Tawa Si Jangkrik. “Jangkrik….Sebentar lagi akan memasuki musim penghujan, dan apabila musim hujan tiba, tempat kampung ini akan terjadi banjir yang sangat dahsyat. Makanya saya dan keluargaku sudah berjaga-jaga sebelum musim hujan itu tiba dan terjadi banjir. Lagi pula, Berita akan terjadinya banjir yang sangat dahsyat di kampung kita ini sudah tersebar” Jelas Sinta kepada jangkrik.

Selanjutnya :

Cerita Dongeng ikan Mas Dan Pemuda

Dongeng ikan MasCerita Dongeng ikan Mas Dan Pemuda , Dahulu kala, disebuah desa terpencil, tinggallah seorang pemuda dengan hidup yang berkecukupan. Hidupnya sangatlah sederhana. Pada suatu hari, pemuda itu memancing ikan di danau. Danau yang sebenarnya hanya sedikit ikannya. Namun karena untuk makan sendiri, memancing ikan yang sedikit sangatlah cukup untuk sehari harinya.
Hari yang terang membuat pemuda itu terlihat bosan mencari ikan. Namun suatu Ketika, pemuda itu melihat ikan yang melahap umpan nya. Namun dia merasa ada yang berbeda dengan ikan yang ia tangkap. Ikan itu berbeda dari ikan ikan yang pernah ia bawa kerumahnya. Ikan yang biasa langsung ia masak, berbeda dengan ikan yang kali ini dia tangkap. Ikan itu pun langsung disimpan disebuah tempat yang diisi air. Pemuda itu melihat ikan itu dengan kagum.

“aku akan memelihara ikan ini dengan baik” ucapnya sembari melihat ke ikan itu. Kini ikan yang ditangkap nya menjadi teman hidup. Setiap hari pemuda itu berbicara dengan ikan yang dipeliharanya. Namun suatu hari, saat pemuda itu tertidur, ikan itu berubah menjadi seorang putri yang sangat cantik. Putri itu memakai gaun yang sangat indah. Pemuda yang sedang terlelap tidur tiba tiba terbangun dan kaget melihat seorang putri yang sangat cantik ada dirumahnya. Pemuda itu juga ketakutan karena kehadiran sang putri yang tiba tiba.

“siapa kamu? Kenapa kamu ada disini?” pemuda itu dengan kaget. “jangan takut, aku adalah ikan yang kamu rawat selama ini” jawab sang putri. “jadi, kamu adalah siluman ikan?”. “aku adalah ikan mas”. Sang putri melihat pemuda itu sangat ketakutan karena kehadirannya. Sang putri pun berusaha untuk menjadikan pemuda itu tidak ketakutan lagi dengan selalu berlaku baik dan tersenyum kepada sang pemuda itu. Setiap hari sang putri menyambut, menyiapkan makanan untuk sang pemuda itu. Segala keperluan sang pemuda itu dipenuhi dengan baik oleh sang putri. Hingga akhir nya sang pemuda itu mulai merasakan sesuatu yang berbeda pada sang putri. Pemuda itu merasa nyaman dengan kehadiran putri yang cantik dan sangat baik. Sampai akhirnya sang pemuda menyatakan perasaannya pada sang putri.

Selanjutnya :

Tag:

Cerita Fabel Singkat|Singa Dan Kelinci Yang Cerdik

singa dan kelinci yang cerdikCerita Fabel Singkat |Singa Dan Kelinci Yang Cerdik, Alkisah, Pada zaman dahulu di sebuah hutan yang dihuni banyak hewan-hewan, hidup lah binatang yang gagah, mempunyai gigi yang tajam yaitu singa. Singa itu sangatlah kejam kepada hewan -hewan lain, Dia sangat serakah dan sering membunuh binatang yang ditemuinya di hutan. Melihat kelakuan Singa tersebut hewan lain tidak tinggal diam, Para Hewan-hewan memutuskan berkumpul untuk berunding mendekati singa si raja rimba dengan membawa seekor binatang untuk dimakan oleh singa.

Setiap hari salah satu dari hewan-hewan itu bergiliran secara sukarela untuk dijadikan makanan sang raja hutan, walaupun itu sangatlah berat. Pada akhirnya yang akan dijadikan mangsa singa adalah giliran keluarga kelinci, keluarga kelinci itu memutuskan yang akan dijadikan makanan singa adalah kelinci yang paling tua diantara kelinci yang lain. kelinci tua itu sangatlah bijaksana, dan pada akhirnya kelinci tua itu memilih untuk berangkat sendirian, tidak usah ditemani untuk menemui singa. Singa yang ingin di temui pun sudah sangat tidak sabar untuk menyantap daging kelinci yang dia tunggu-tunggu.

Kelinci tua itu pun pergi menemui singa pada waktu matahari terbenam, singa sangat marah sekali kepada kelinci tua itu karena dia sudah lama menunggu kedatangan kelinci itu. “Kemana Saja kau kelinci Tua, jam segini baru datang..?” tanya singa sambil maraung. Dengan suara yang sangat perlahan dan tenang kelinci Tua yang bijaksana tersebut mengatakan alasanya kepada singa, Kenapa dirinya baru datang, keterlambatan nya itu bukanlah kesalahan dari dirinya. melainkan ada sekelompok kelinci muda yang datang menemuinya, tiba-tiba ada seekor singa lain datang dan langsung menyerang sekelompok kelinci tersebut, kelinci-kelinci lainya habis dimangsa singa itu kecuali dirinya. Kelinci tua tersebut menjelaskan kepada singa itu, entah bagaimana dirinya bisa selamat dari serangan singa tersebut sehingga bisa mencari tempat yang sangat aman.

Selanjutnya :

Tag:

Cerita Dongeng Fabel Seekor Kucing Dan Tikus

Cerita Dongeng Fabel Seekor Kucing Dan Tikus|Pada suatu hari, persahabatan binatang yang akrab yaitu seekor tikus dan kucing. kedua binatang tersebut sangat lah akur, mereka berdua tidak pernah bertengkar. Didalam kesehariannya mereka berdua selalu bersama. Setiap ada masalah mereka saling membantu. Ketika kucing lagi ada kesulitan, Tikus akan selalu siap membantunya. begitu juga sebaliknya ketika tikus lagi dalam keadaan bahaya, kucing akan selalu datang untuk membantu menyelamatkannya. Disuatu pagi hari yang cerah, tikus ingin mencari makan, ketika berada di luar tikus bertemu dengan seekor musang yang besar, musang tersebut ingin memangsa tikus karena musang sangat kelaparan. Kucing pun melihat musang tersebut yang ingin memangsa sahabat akrabnya. Dengan cepat kucing langsung mendekati tikus untuk melindungi dari musang yang lapar itu. Melihat keberadaan kucing akhirnya musang pun pergi meninggalkan tikus.

“Terima Kasih sahabat ku kucing, kau datang di waktu yang tepat dan telah menyelamatkanku”. Kata Tikus. “Iya sahabat ku tikus, sama sama… itu sudah akan menjadi kewajibanku untuk menolong sahabat ku sendiri. Sahabat ku tikus, untuk kedepannya kalau kau ingin keluar rumah atau berpergian, kau harus memberitahuku supaya aku bisa melindungi mu dari binatang yang ingin mangsamu” Kata kucing. “Baiklah Sahabatku kucing, lain kali aku akan memberitahumu kalau aku ingin berperpergian” kata Tikus.

“Tikus mari kita pulang, sepertinya keadaan disini sudah sangat tidak aman”. Ajak kucing kepada tikus. Tikus pun berjalan tepat berada di balakang sahabatnya, dan sudah tidak tahu lagi mau pergi kemana, dia percayakan kepada sahabatnya kucing. Ternyata ditengah perjalanan kucing mempunyai rencana jahat terhadap tikus, tikus pun tidak mengetahui hal tersebut. Tiba-tiba di sebuah batu besar kucing mengajak tikus untuk beristirahat sejenak. “Kucing… Kenapa kita tiba-tiba berhenti disini?” tanya tikus. “Tikus… kita beristirahat dulu disini sejenak, aku lelah sekali” Ajak kucing.

Selanjutnya :

Dongeng Kisah Cinta Burung Elang dan Ayam Betina

cerita burung dan ayam

Dongeng Kisah Cinta Burung Elang dan Ayam Betina, Pada jaman dahulu ada seekor burung elang yang gagah dan tampan, Burung elang tersebut Jatuh Hati kepada Ayam betina yang cantik jelita. Elang tersebut ingin sekali menikahi ayam betina itu. Akhirnya Ayam betina tersebut mau menerima cintanya burung elang dan setuju mau menikah dengan burung elang. Untuk menikahi ayam betina tidak lah mudah karena burung elang harus memenuhi syarat dari ayam betina. Syaratnya adalah Burung elang harus memberinya sayap kepada ayam betina, supaya ayam betina bisa terbang tinggi seperti burung elang.

Tanpa berpikir panjang lebar lagi, burung elang itu menyanggupi syarat yang di pinta oleh ayam betina untuk memberikan sayap kepadanya, dan sebagai tanda cintanya burung elang itu memberikan sebuah cincin kepada ayam betina. Brung elang itu menyuruh ayam betina agar bisa merawat cincin yang diberikanya itu, Dengan rasa gembira ayam betina itu langsung memakai cincin itu. Di esok hari, hari ayam jantan yang lagi asik berjalan bertemu dengan ayam betina. “Cincin siapa itu, dari mana kau dapatkan?” masih ingatkah dengan janji mu dulu untuk menjadi istriku? “Jangan kau pakai cincin dari pemberian orang lain, Buang cincin itu sekarang” Kata ayam jantan.

ternyata sebelum dengan burung elang, ayam betina sudah mempunyai janji dengan ayam jantan untuk menjadi suami istri. Ayam betina langsung membuang cinci pemberian dari burung elang itu dan langsung memberikan penjelasan kepada ayam jantan. selang beberapa waktu, burung elang semangat sekali ingin menemui ayam betina karena ia ingin memberikan sayap yang dia bawa itu kepada ayam betina, sayap yang indah dan menarik.Elang tersebut telah sampai menemui ayam betina, tapi ada yang aneh dari ayam betina, cincin yang diberikanya sebagai tanda cintanya waktu itu sudah tidak ada lagi pada ayam betina.

Selanjutnya :

Dongeng Fabel|Cerita Semut Dan Belalang

dongeng semut dan belalang

Dongeng Semut dan Belalang. Pada zaman dahulu waktu musim panas penuh dengan bunga-bunga yang mekar, hewan yang hidup di hutan burung dan serangga sangat menikmati musim ini dan tentu saja tak kesulitan mencari makanan, pada hari-hari biasa bagi belalang yang pemalas, yang sedang bersantai dibawah pohon bersantai sambil bernyanyi. Tiba-tiba terdengar suara berisik dan belalang mencoba mendengarkan suara tersebut. belalang pun penasaran sama suara itu, akhirnya belalang memutuskan untuk melompat tinggi kecabang pohon. Dan disana belalang melihat jejak semut dari kejauhan, semut-semut itu berbaris seperti tentara sambil membawa biji-bijian dan buah kering yang jatuh dari pohon.

Belalang pun melompat ketanah dan kebingungan sambil melihat barisan semut itu menghilang.

“aku tak pernah melihat semut ini, mereka selalu bekerja” kata belalang

pada saat itu ada seekor semut sambil membawa biji yang lebih besar dari tubuhnya melewati belalang, didepan belalang semut itu ingin istirahat dan menjatuhkan biji besar yang dia bawa. Belalang menatapnya semut itu dengan mata hampa.

“Semut apa kau pindah ke suatu tempat” belalang bertanya

“bukan” Jawab semut

“jangan bilang bakal ada bencana, apa itu alasan kau melarikan diri dengan membawa bekal makanan” kata belalang.

“bukan” jawab semut

“Kalau begitu boleh aku tanya, kau sedang apa sibuk membawa makanan” Kata belalang

“kami membawa makanan kesarang kami, dan makanan tersebut kami simpan untuk musim dingin” kata semut

belalang pun kaget…

“kau menyimpan makanan untuk musim dingin! untuk apa wahai semut? dan selain itu untuk apa buru-buru musim dingin kan masih lama?” kata belalang

“Senang-senang lah nikmatin aja musim panas ini” kata belalang

“kalau begitu bagaimana saran mu untuk menghadapi musim dingin?” kata semut yang bertanya kepada belalang

“aku yakin kita pasti akan mempunyai cara untuk bersenang-senang, jangan khawatir” jawab belalang

“kau hanya memikirkan kesenang saja, nanti kami makan apa kalau dari sekarang tidak mempersiapkan makanan” kata semut kepada belalang

“aku akan pikirkan pada saat musim dingin tiba nanti, sekarang kan musim panas dan ada banyak yang bisa dimakan” kata belalang

Semut itu pun sudah jenuh dengan omongan belalang, akhirnya semut itu pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya dan meminta tolong kepada belalang untuk mengangkatkan biji itu kepunggung semut.

Selanjutnya :

Tag:

Dongeng Hewan Menarik ; Itik Buruk Rupa

Dongeng Hewan itik Buruk Rupa ; Pada zaman dahulu hiduplah sekumpulan itik yang tinggal di pinggir sungai. keluarga itik tersebut, induk itik dan beberapa telur itik yang belum menetas dan masih di hangati oleh induk itik. pada suatu hari telur itik yang di erami oleh induk itik akhirnya menetas. melihat semuanya itu induk itik sangat senang sekali, dan langsung memeluk semua anak itik yang sudah menetas itu. Pada waktu yang bersamaan, si induk itik kaget, ada satu telur yang belum menetas. telur tersebut ukurannya lebih besar dari telur yang lainya, kayaknya telur tersebut belum mau menetas, karena belum ada sebuah tanda goresan dari cangkang telur itu.

“Bagaimana ini,apakah aku harus meninggalkan telur yang belum menetas ini..? sedangkan aku akan mencari makan buat anak-anak ku yang sudah menetas ini” kata si induk itik itu berbicara”
tiba-tiba telur yang besar tadi bergerak, dan cangkang telur pun mulai retak.
induk itik pun menunggu sampai telur nya pecah, dan akhirnya telurnya pun pecah dan keluarlah satu anak itik, induk itik pun bahagia.

setelah semua telurnya menetas, induk itik pun mengajak anak-anaknya untuk mencari makan, karena anak nya pasti sudah lapar. Didalam perjalanan induk itik pun memperhatikan beberapa anaknya tersebut, dari beberapa anaknya yang sudah menetas pertama kali, ada yang berbeda dari yang terakhir menetas. anak itik yang menetas terakhir ini bulunnya berwarna abu-abu, bertubuh besar dan mempunyai leher yang panjangnya lebih dari saudaranya yang lain. sedangkan anak itik yang lainya bulunya berwarna kuning gemas dan lucu. walaupun berbeda induk itik tetap menyayangi mereka semua, dan induk itik tidak pilih kasih.

pada saat sedang mencari makan bersama di luar kandang, tiba-tiba mereka semua berjumpa dengan seekor ayam yang sedang sama mencari makan.

“Itik…syukur ya telurmu sudah menetas semua, tetapi ada yang aneh… anak mu yang satu itu kok buruk rupa? ” kata ayam berkata sama si induk itik sambil menggerakkan jarinya kepada ituk yang buruk rupa tersebut.

sang induk itik pun tidak mau membahas masalah itu, dia terus berjalan dari tempat itu. hanya sebuah kata-kata sapa saja dijawab oleh induk itik buat sang ayam

“Selamat pagi ayam, semoga pagi ini pagi yang indah” kata si induk itik itu

Di dalam perjalanan segerombolan merpati datang menghampiri sang induk itik, merpati itu pun bertanya kepada induk itik, tentang anaknya yang lain dari saudaranya itu.

sang induk itik pun tidak mau menjawab pertanyaan merpati itu, dan menjaga perasaan anak itik yang buruk rupa (yang berbeda dari saudara-saudaranya itu). tidak cukup disitu saja, didalam perjalanan induk itik dan beberapa anaknya selalu bertemu dengan beberapa hewan yang lainya. setiap kali bertemu dengan beberapa hewan pasti yang di pertanyakan adalah anak itik yang buruk rupa tersebut. pada akhirnya saudara-saudara itik yang lainnya tidak mau berteman dengan itik yang berwarna abu-abu tersebut.

pada akhirnya itik yang buruk rupa itu tahu apa yang sedang terjadi pada keadaan sekarang ini. itik yang buruk rupa pun selalu menangisi nasibnya setiap malam hari, Dia tahu walaupun saudaranya tidak menyukainya tetapi ibu sangatlah menyayanginya. si itik yang buruk rupa itu berpikir, dari pada ibu dan saudara-saudaranya malu karena perkataan hewan lain lebih baik aku pegi saja meninggalkan mereka.

akhirnya itik pun pergi meninggalkan ibu dan saudaranya, di dalam perjalanan ada sungai yang airnya sangat jernih, dan di sungai tersebut banyak para burung-burung yang sedang minum. anak itik itu pun minum di pinggir sungai, dan bertemu dengan sepasang burung bangau. anak itik yang buruk rupa itu pun bertanya kepada bangau tersebut.

“bapak dan ibu bangau,.. apakah pernah melihat seekor anak itik?” itik bertanya kepada bangau.
“ia aku pernah melihat anak itik, anak itik itu bulunya berwarna kuning yang indah” Jawab bangau

“aku ini adalah anak itik, tetapi aku dilahirkan berbeda dengan saudara-saudaraku yang lain, yang memiliki bulu berwarna kuning” anak itik itu berbicara siapa dirinya
“tidak mungkin kamu ini adalah anak itik, karena tidak ada anak itik yang bulunya berwarna abu-abu” kata burung kecil berwarna merah yang kebetulan minum di dekat situ.

sang anak itik yang buruk rupa mun melanjutkan perjalanan, entah mau kemana tidak ada tujuan. tiba-tiba ada seorang petani yang lagi hendak mau pulang bertemu dengan anak itik yang buruk rupa itu. petani itu pun akhirnya menangkap anak itik tersebut untuk di pelihara karena kasihan melihat anak itik itu sendirian dengan keadaan lemah.

waktu smpai dirumah, Petani itu langsung memperlihatkan kepada anak-anaknya apa yang sedang dia bawa, si anak petani pun gembira melihat anak itik yang dibawa ayahnya. petani itu menyuruh anak-anaknya untuk memberi makan anak itik tersebut. kebetulan sianak petani itu sangat penyayang kepada binatang, dan anak itik itu pun menjadi sehat dan gemuk semenjak dirawat oleh anak petani tersebut.

setelah anak itik itu menjadi sehat dan gemuk selama dalam perawatan, akhirnya petani dan anak-anaknya yang sangat baik hati itu mempunyai niat baik untuk mengembalikan anak itik itu ke tempat awal mula ditemukan. karena meraka sangat merasa kalau memelihara binatang yang bukan miliknya, petani dan anak-anaknya itu bernita hanya untuk menolong anak itik tersebut.

Tiba di danau, dimana anak itik itu ditemukan oleh petani, akhirnya petani dan anak-anaknya melepaskan anak itik tersebut ke pinggir danau. sang anak itik gembira dan sangat berterima kasih kepada petani dan anak-anaknya yang baik hati itu, karena sudah menolongnya.

sang itik itu pun melamun dari kejauhan, tiba-tiba datang suara berisik dari udara ternyata geromboolan burung angsa yang ingin mendarat kedanau, burung angsa itu sangat putih bersih dan leher yang jenjang yang enak dipandang mata.

si itik yang buruk rupa itu pun berlari menjauh dari segerombolan angsa itu karena takut diledek oleh mereka, tiba-tiba salah satu dari gerombolan angsa itu memanggilnya,..
“Siapakah nama mu, Aku tidak pernah bertemu dengan mu, apakah kamu yang tinggal didaerah danau yang indah ini?”

angsa itu pun semakin mendekati sang itik yang buruk rupa itu, itik itu pun malu dan menundukkan kepalanya ketika berhadapan dengan angsa yang sangat putih, bersih. tiba-tiba itik yang buruk rupa itu pun terkejut melihat sosok dirinya di atas permukaan ait danau, dia melihat sesosok burung yang tampan, bersih, putih dan sangat mempesona. ternyata selama ini dia salah menganggap dirinya.

“Aku baru sadar, ternyata aku ini bukan lah itik yang buruk rupa, melainkan aku adalah seekor angsa yang putih dan bersih”

akhirnya setelah menyadari hal tersebut, hatinya sangatlah gembira. SEKIAN.

Tag:

Seru Nih…! Cerita Dongeng Putri Duyung dan Pangeran

Cerita Dongeng Putri Duyung

Tahukah kamu tentang Cerita Dongeng Putri Duyung? Dongeng putri duyung adalah dongeng yang sangat legendaris. Banyak orang yang menyukai cerita dari dongeng putri duyung yang memiliki banyak unsur. Dan sampai saat ini pun banyak yang percaya bahwa putri duyung memang benar benar adanya . ada yang mengaku pernah benar benar melihat putri duyung dilaut. Etah itu hanya halusinasi atau kenyataan. Namun dongeng putri duyung memang dibuat untuk menceritakan tentang legenda yang ada dilaut. Dongeng putri duyung juga sudah banyak di jadikan versi terbaru. Kisah dongeng putri duyung sudah menjadi cerita yang dinaikan ke layer kaca, buku, bahkan sinetron

Untuk kamu yang tertarik dengan cerita dongeng putri duyung, yuk simak kisah dongeng putri duyung dan ambil manfaat dari cerita yang kamu baca

Ini adalah cerita dongeng putri duyung

Pada zaman dahulu kala, dikerajaan dasar laut, hiduplah seorang putri ikan yang dinamai putri duyung. Putri duyung ini sangat cantik, memiliki suara yang merdu dan baik hati. Pada suatu malam, putri duyung ingin mencoba melihat bulan dari permukaan laut. Dia meminta izin dari paduka raja untuk sebentar ke permukaan laut untuk melihat bulan

“wahai ayah, aku ingin izin untuk sejenak melihat bulan dipermukaan laut” putri duyung meminta izin kepada ayahnya

“untuk apa anakku?” tanya ayah

“aku hanya ingin melihat bulan ayah. Malam ini sangatlah terang. Aku ingin melihat bulan dari jarak yang sangat dekat”

“baiklah, hati hati ya nak. Cepat pulang dan beristirahatlah”

“baik ayah”

Putri duyung yang sudah mendapatkan izin dari raja langsung bergegas berenang menuju permukaan laut untuk melihat bulan yang sangat indah dari jarak yang paling dekat. Setelah lumayan lama berenang dari dasar laut, akhirnya putri duyung sampai dipermukaan laut. Indahnya bulan membuat putri duyung sangatlah Bahagia. Ia sangat senang dengan cahaya bulan yang begitu indah dan menawan.

Dilain tempat, putri duyung melihat sebuah kapal yang tak jauh dari nya. Ia melihat seseorang didalam kapal itu. Perlahan putri duyung mendekatinya dan memperhatikannya. Seorang pangeran yang sangat tampan sedang merenung diatas kapal nya. Entah apa yang sedang difikirkan sang pangeran itu

Putri duyung merasakan hal yang aneh dengan hatinya. Jantungnya berdegup kencang saat melihat pangeran tampan itu. Putri duyung jatuh cinta pada sang pangeran. Putri duyung yang tidak jauh dari kapal sang pangeran membuat dia terlihat oleh pangeran. Pangeran kaget dengan keberadaan putri yang ada dilaut

“siapa kamu?” tanya pangeran

“aku putri duyung. Sedang apa kamu malam malam di laut seperti ini?”

“aku yang harusnya bertanya padamu, sedang apakamu berenang ditengah laut seperti ini?” tanya pangeran

“aku hidup di laut pangeran, dan aku sedang melihat terangnya bulan”

Putri duyung dan pangeran saling tertarik satu sama lain. Mereka saling mencintai setelah sering kali bertemu dilaut setelah perkenalan. Putri duyung sangatlah mencintai pangeran tampan begitu juga dengan sang pangeran yang juga sangat mencintai putri duyung

Namun mereka berdua sadar bahwa mereka tidak bisa Bersatu karena mereka hidup di dua alam yang berbeda. Putri duyung yang tidak bisa Bersama dengan pangeran pun merasa sedih karena hal itu. Air mata putri duyung terus berhamburan menjadi Mutiara yang indah.

Raja sangat tidak tega melihat anaknya yang terlihat menderita karena cintanya kepada manusia

“wahai putri, janganlah kau bersedih terus. Ayah sedih melihat kamu seperti ini. Maaf kan ayah yang tidak bisa mewujudkan permintaanmu untuk Bersama dengan pangeran itu”

Menerima kenyataan tidak semudah membalikan telapak tangan, putri duyung terus menangis karena keadaan yang tidak bisa mempersatukan nya dengan pangeran. Sampai akhirnya raja mendatangkan seorang pesihir untuk mencoba memberikan pilihan untuk putri duyung

Putri duyung bisa memiliki kaki layaknya seorang manusia dan hidup didarat. Namun dengan konsekuensi suara merdunya akan hilang

Tentunya itu adalah pilihan yang sangat berat untuk putri duyung dan juga raja. Raja sangat sedih jika harus berpisah dengan nya dan menjadi manusia didarat. Namun raja juga tidak ingin melihat anaknya menderita dan terus menangis karena cintanya yang tidak terwujud

Sampai akhirnya putri duyung memilih untuk kehilangan suaranya dan menggantinya dengan kaki manusia untuk hidup didarat dengan sang pangeran

Putri duyung dan pangeran pun menikah dan Bahagia Bersama selamanya

Nah itu adalah cerita dongeng putri duyung. Semoga kamu bisa memetik hikmah dari cerita dongeng putri duyung ya

Tag:

Keren ni..!! Cerita Dongeng Gagak dan Bangau

Cerita dongeng gagak dan bangau

Cerita dongeng gagak dan bangau ,Pada zaman dahulu, di sebuah hutan rimba, ada monyet ,tupai dan gajah, mereka mermain lempar-lemparan buah.
“Gajah… saya akan melempar buah jeruk ini ke kamu” kata Monyet”
“Baik lah monyet, Aku sudah siap nih..” kata Gajah”

Sang monyet pun meleparkan buah jeruk tadi ke Gajah dengan kuat sekali, tak lama gajah ingin menangkap buah jeruk tadi dengan belalainya. tetapi apa yang terjadi..?
buah jeruk nya tidak tertangkap oleh gajah, malahan melontar tinggi ke atas..

tiba tiba dari atas datanglah dua ekor burung yaitu burung gagak putih dan burung bangau hitam, dan akhirnya burung gagak tersebut menangkap buah jeruk yang melontar tinggi keatas tadi dengan cakar kaki burung gagak. burung gagak putih dan bangau hitam pun turun mengampiri Gajah, monyet dan tupai sambil membawa buah jeruk.
Monyet, tupai dan Gajah kagek melihat burung gagak putih yang membawa buah jeruk.

“waw cantik sekali bulu mu gagak” kata si gajah”
“ia benar, apa sih gagak,bagaimana rahasianya biar bulu kamu bisa kelihatan putih bersih bersinar-sinar seperti itu ” Kata monyet”
“ia saya juga pengen tau nih” kata Tupai”

“ada lah rahasianya” katagagak”

tiba-tiba burung bangau hitam pun memanggil sang gagak…
“gagak…! cepat lah, katanya kamu mau mengangkap ikan…? “kata bangau”
“oooh… maaf bangau saya lupa….” kata gagak”

akhirnya si gagak putih tadi mendekati sang bangau yang sedang berada di sungai untuk menangkap ikan.
“kamu siap gagak…” kata bangau”
“ia aku siap bangau” kata gagak”

gagak dan bangau pun menunjukkan aksi menangkap ikannya di depan gajah, monyet dan tupai. sang gagak pun dengan gagah dan bulunya yang putih bersinar beraksi menangkap ikan di sungai. Monyet , tupai dan gajah pun bersorak…
“Hebat, kamu gagak…” kata gajah”

setelah ikan berhasil di tangkap, si Gajah, tupai dan monyet pun pulang…
bangau kaget melihat bulu si gagak yang kotor sedikit
“gagak… ada apa di bulu mu” kata bangau”
“ada apa bangau” kata gagak”
“ada kotoran, sini aku bersihin… ya ampun gagak… cantik sekali bulu mu, putih bersina. bagaimana kamu bisa mendapatkan bulu secantik dan seputih ini tidak seperti bulu ku yang hitam” kata bangau”
“ada rahasianya” kata gagak”

“ayo lah gagak, kasih tau saya… apa rahasianya biar bulu bisa kelihatan putih dan bersinar seperti kamu itu…? saya juga mau punya bulu yang putih bersinar…” kata bangau”

sigagak pun mikir…kasih tau apa tidak ya…
“bangau sini mendekat, tapi janji ya jangan kasih tau sama yang lain” kata gagak”
“iya saya janji” kata bangau sambil teriak gembira”

akhirnya sigagak putih pun mengajak si bangau terbang kerumahnya. setelah sampai di rumah gagak”
“bangau tunggu di sini, biar saya cari dulu di dalam” kata gagak”

akhirnya sigagak pun keluar dengan membawa ramuan supaya menjadi putih bersinar
“bangau… inilah rahasia ramuan agar bulu bisa menjadi putih dan bersinar seperti saya ini ” kata gagak”
“Waoow…” kata bangau”
“apa yang harus saya lakukan dengan ramuan itu gagak” tanya si bangau”
“bangau.. kamu harus campurkan ramuan ini dengan air, setelah itu siramkan ke seluruh badan, dan bulu kamu akan berubah menjadi putih dan bersih” kata gagak”

akhirnya dengan semangat sibangau mengambil ramuan dari si gagak tadi
“bangau…jangan lupa kalau sudah di pakai, kembali kan lagi ramuan itu padaku” Teriak si gagak”

dengan rasa tidak sabar lagi, sibangau pulang kerumahnya untuk memperaktekan apa yang telah dikatakan si gagak tadi
sesampai di rumah, bangau pun mencampurkan ramuan tadi ke air yang sudah di siapkan nya dengan semangat.
bangau pun menceoba mencelup kan sayapnya terlebih dahulu, tiba-tiba sayap nya berubah menjadi putih, bersih dan bersinar.
melihat perubahan yang terjadi pada sayap nya, akhirnya si bangau pun mencelup kan tubuhnya ke ramuan tersebut.
selang beberapa menit si bangau pun keluar dari air, dan terkejut melihat kecantikan bulunya yang sudah putih, bersih dan bersinar.
bangau pun merasa bangga, karena dia merasa sekarang ini dialah burung yang paling cantik di hutan ini.
monyet pun terkejut melihat penampilan bangau yang sekarang ini
“bangau, … kamu kah itu…?” kata monyet”
“ia… saya bangau” Kata bangau”
“tapi bukanya dulu bulu kamu hitam, kenapa bisa berubah secantik ini. boleh kah saya meminta rahasianya? ” kata monyet”
“tidak perlu lah, kamu kan monyet ” kata si bangau”
“oooh …. sombong sekali kamu bangau… bila saya lihat , gagak lah yang lebih cantik dan indah, hati gagak cantik, bulu gagak indah” kata si monyet”

mengdengar perkataan monyet tadi, bangau pun kesal dan marah. Bangaun ingin sekali menjadi burung tercantik melebihi gagak…
bangaun pun mempunyai pikiran untuk tidak membalikan ramuan yang telah di pinjamnya dengan gagak.

Pagi hari pun tiba, dan sang gagak putih pun berkunjung rumah sarang bangau…
“Bangau oooh bangau” kata gagak memanggil bangau dari luar rumah”
“gagak… kapan kau datang” kata bangau”

gagak pun terkejut melihat bulu bangau sudah menjadi putih bersih
“wah bangau… kamu sudah berubah menjadi putih nih, sudah lama kita tidak bertemu, sekarang kamu sudah cantik ” kata gagak”
“ohh ia sudah lama kita tidak bertemu” kata bangau”

“bangau… mana ramuan yang kemarin saya kasih ke kamu itu” tanya gagak”
“oooh ada di dalam, nanti saya ambil dulu di dalam” kata bangau”

bangau pun masuk kedalam buat mengambil ramuan kepunyaan gagak, tetapi sesampai di dalam rumah bangau mempunyai niat yang jahat buat gagak. Bangau tidak ingin tersaingi oleh gagak karena kecantikan bulu nya. akhirnya bangau membuat ramuan untuk menghitamkan bulu gagak. setelah ramuannya selesai bangau pun keluar rumah menghampiri gagak..

“Gagak….ini ramuan yang kamu inginkan” kata bangau sambil menyiramkan ramuan tersebut ke tubuh gagak”
“bangau… kenapa kamu menyiram saya dengan ramuan berwarna hitam” kata gagak”
“saya tidak mau tersaingi oleh mu gagak, saya ingin menjadi satu satunya burung yang mempunyai bulu putih.bersinar” kata bangau”

akhirnya gagak pun marah besar kepada bangau, lalu bangau pun terbang menghidari gagak. gagak pun mengejar bangau dengan kemarahanya.
“bangau… sini kamu bangau” kata gagak”
“bangau… awas kamu bangau, jangan pernah kamu muncul ke sini lagi” kata gagak sambil marah”

disebuah sungai gagak pun menangis melihat bulunya yang berubah menjadi hitam, dan kancil pun datang mendekati gagak.
“Burung… kenapa kamu menangis” kata kancil”

kancil pun terkejut melihat, ternyata burung tersebut adalah gagak. dan gagak pun menceritakan semuanya kepada kancil.
“sekarang saya sudah hitam, sudah tidak cantik lagi seperti dulu” kata gagak kepada kancil”
“gagak kalau hati baik, warna apa pun kamu tetap cantik” kata kancil”
“ahh betul kah itu kancil ” kata gagak”
“iya percaya lah, saya tidak nipu” kata kancil”
“terima kasih kancil, saya akan ingat kata kata kamu. selamat tinggal kancil” kata gagak”

gagak pun akhirnya terbang tidak sedih lagi mendengar nasehat kancil tadi.

setelah membaca cerita dongeng burung gagak dan bangau tadi bisa kita ambil kesimpulan bahwa, dalam mencari teman, carilah teman yang baik-baik jangan teman yang seperti bangau, orang kita sangka teman baik ternyata jahat.