Cahaya Itu Adelia

Memang keberuntungan sedang berpihak pada Adelia, di sekolahnya sedang di galakkan program beasiswa untuk seluruh siswa/i dan calon siswa/i. Adelia membawa berita gembira ini kepada gadis kecil tersebut. Muncul keraguan didalam diri Akasia gadis kecil tersebut, akan tetapi Adelia berhasil meyakinkan kembali
gadis kecil tersebut. Setelah meminta izin kepada orang tua Akasia, gadis kecil tersebut dan juga kedua orang tua Adelia, akhirnya Adelia memberikan seragam sekolahnya yang sudah tidak muat untuk di pakai oleh Akasia. Adelia juga meminjamkan buku-buku untuk di pelajari oleh Akasia.

Waktu ujian untuk mendapatkan beasiswa bagi calon siswa/i sudah tiba, tampak Adelia mendampingi Akasia sih gadis kecil tersebut. Akasia tampak bersemangat menjawab semua soal-soal yang ada. Tanpa kesulitan Akasia berhasil mengerjakan soal-soal ujian tersebut dan mendapatkan nilai tertinggi dibandingkan dengan calon siswa/i lainnya. Akasia senang sekali, dengan di antar Adelia ia menyampaikan berita gembira tersebut, bahwa dirinya dapat kembali ke bangku sekolah dengan beasiswa penuh, dan semuanya berkat bantuan dan dorongan dari Adelia sahabat barunya sekaligus kakak untuk Akasia sih gadis kecil pengamen jalanan tersebut.

Satu minggu telah berlalu, saat Adelia sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, Adelia melihat papan reklame iklan yang isinya daftarkan nama keluarga yang ingin kamu bantu untuk di perbaiki rumahnya. Adelia segera menghubungi pihak developer dan mendaftarkan keluarga Akasia untuk di ikut sertakan dalam program perbaikan rumah tersebut. Rupanya keberuntungan tetap berpihak kepada Adelia, niat baik Adelia membuahkan hasil yang baik. Pengajuan Adelia diterima, tim developer segera mensurvey dan menghubungi keluarga Akasia gadis kecil tersebut.

Keluarga Akasia di bawa menginap di hotel bintang lima selama rumah mereka di renovasi. Mereka mendapatkan makanan dan pakaian yang layak juga. Sementara di rumah Adelia, ia mendesak papanya untuk membantu keluarga Akasia dan mencari orang yang sudah tega menfitnah ayah Akasia seorang gadis kecil sahabat barunya tersebut. Akhirnya papa Adelia menyetujui dan menyanggupi mengusut tuntas perkara tersebut.